Kategori: Tentara

Kisah Letnan Hiroo Onoda

Kisah Letnan Hiroo Onoda Menolak Move On Pasca Perang Dunia IIKisah Letnan Hiroo Onoda Menolak Move On Pasca Perang Dunia II

Kisah Letnan Hiroo Onoda yang merupakan seorang tentara Jepang sangat menarik untuk kita bahas karena banyak nilai moral bisa kita pelajari. Diceritakan bahwa letnan Hiroo Onoda menolak untuk menyerah hingga hampir 30 tahun lamanya pasca berakhirnya Perang Dunia II.

Letnan Hiroo Onoda adalah tentara asal Jepang yang terakhir menyerahkan dirinya setelah Jepang mengakui kekalahan telak pada akhir Perang Dunia II. Ia keluar dari hutan Filipina tepat pada 9 Maret 1974 lalu dan bersembunyi seorang diri sambil mengisolasi dirinya dari peradaban dunia luar tanpa komunikasi dengan manusia manapun.

Bagi pembaca awam, apa yang dilakukan oleh situs judi slot online terbaik letnan Hiroo Onoda tampak seperti sebuah aksi fanatik ataupun kecintaan yang berlebihan pada negaranya. Ketika diwawancara, Hiroo Onoda memang berujar bahwasanya ia sulit menerima kenyataan pahit bahwa Jepang akhirnya tunduk oleh pihak musuh yaitu Amerika Serikat.

Kisah Letnan Hiroo Onoda Menolak Move On Pasca Perang Dunia II

Kekaisaran Jepang menganggap kelakukan letnan Hiroo Onoda sebagai sesuatu yang sangat wajar untuk dilakukan oleh pihak militernya. Ia bahkan yakin seratus persen bahwa seandainya prajurit lain yang terpisah dari rombongan dan bukan dirinya, pasti prajurit tersebut akan melakukan hal yang sama sepertinya.

Prinsip teguh dan pantang menyerah pada letnan Hiroo Onoda merupakan gambaran dari buah hasil latihan kejam tentara saat Perang Dunia II. Bagaimanapun, Jepang baru saja merayakan peringatan ke 75 tahun setelah berakhirnya Perang dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya yang dulu begitu kejam.

Kisah Letnan Hiroo Onoda Bersumpah Setia Pada Negaranya

Sayang sekali, kesetiaan pada kisah letnan Hiroo Onoda telah dikhianati oleh kaisarnya sendiri jauh sebelum ia keluar dari hutan. Kaisar Hirohito yang menjabat kala itu menyatakan pengumuman melalui radio daerah dan menyiarkan kabar mengenai hancurnya kota Hiroshima serta Nagasaki oleh serangan bom atom.

Ketika bom jatuh persis di kota Nagasaki, pemimpin musuh yaitu Joseph Stalin berkelakar bahwa ia ingin berperang melawan Jepang satu lawan satu. Pasukan dari negara Soviet saat itu begitu percaya diri karena telah menyapu bersih sebagian besar wilayah Manchuria hingga luluh lantak tanpa perlawanan berarti.

Kisah Letnan Hiroo Onoda Bersumpah Setia Pada Negaranya

Tinggal menunggu waktu hingga pasukan Soviet tersebut bersiap menyerbu bagian daratan sebelah utara pulau Hokkaido di Jepang. Kaisar Hirohito yang menyadari perbedaan kekuatan di antara keduanya memilih untuk mengambil jalan memalukan yaitu mengaku kalah kepada pihak Amerika Serikat.

Walaupun demikian, kaisar Hirohito tidak pernah berpidato sedikitpun mengenai rencana penyerahan dirinya terhadap pihak musuh dan tidak kejadian sampai detik ini. Pagi buta saat 15 Agustus 1945, sejumlah perwira yang semuanya masih sangat muda berinisiatif untuk menyusup ke dalam istana sang kaisar untuk mencari tahu kebenaran pidato tersebut.

Mereka telah berusaha mencari rekaman berisi pidato sang kaisar hingga ke pelosok penjuru istana Jepang namun hasilnya nihil. Mereka sulit mempercayai fakta bahwa kaisar memilih untuk membuang harga diri bangsa Jepang dan tunduk kepada tuntutan dari pihak musuh yang ingin memeras negaranya sampai ke sari.

Bukan Penjahat Perang Namun Dikontrol Oleh Musuh Sebagai Boneka

Kisah letnan Hiroo Onoda merupakan cerminan dari betapa gigihnya seseorang mempertahankan harga dirinya sebagai seorang manusia sejati. Berbeda sekali dengan sang kaisar yang membuang seluruh kehormatannya dan pasrah untuk dikendalikan jarak jauh oleh negara Amerika Serikat.

Padahal, saat itu pulau utama di negara Jepang sama sekali belum tersentuh oleh musuh barang sedikitpun sehingga masih jauh dari kata kekalahan. Bahkan lebih menariknya lagi, pasukan Jepang jumlahnya masih sangat banyak di negeri Tiongkok sehingga kekuasaannya masih mendominasi di sana.

Kisah Letnan Hiroo Onoda Kecewa Dengan Kaisar Sebagai Boneka

Sejumlah perwira tinggi dalam tubuh kemiliteran Jepang sama sekali tidak memedulikan jatuhnya ratusan ribu korban jiwa Slot Online dari kubu sipil. Mereka jauh lebih mementingkan nasib masa depan sistem kekaisaran Jepang apabila seandainya ia benar – benar menjadi tumbang dan tidak sanggup berdiri kembali.

Perwira muda yang menyelinap ke dalam istana Jepang akhirnya gagal mencegah siaran pengumuman oleh Kaisar Hirohito dan tetap tersebar. Namun usaha mereka tidak sepenuhnya sia – sia, karena Amerika Serikat sedikit melunak dengan mengampuni nyawa kaisar dan bahkan dibebaskan dari tudingan sebagai penjahat perang.

Kaisar Hirohito pun masih memiliki kesempatan untuk duduk manis pada singgasana kerajaannya, hanya saja hidupnya tidak tenang. Pasalnya, Amerika Serikat punya rencana tersembunyi yaitu ingin menjadikan sang kaisar ‘boneka hidup’ untuk mengeruk keuntungan baik materi maupun sumber daya alamnya.

Latihan Kejam Tentara

Latihan Kejam Tentara Pasca Perang Dunia IILatihan Kejam Tentara Pasca Perang Dunia II

Latihan kejam tentara pasca perang dunia II sebelumnya tidak pernah sedingin itu, seolah mereka sengaja membentuk sifat tak mengenal belas kasih. Sekian lama setelah perang dunia II usai, perseteruan yang bersimbah darah tercurah sepanjang sejarah merenggut nyawa melampaui angka 70 juta jiwa yang saat itu tengah bermain sbobetmobile di sore hari.

Seakan masih kurang puas, pihak kemiliteran AS menuntut darah lebih banyak; ia berpendapat bahwa korban jumlahnya terlalu sedikit. Sama saja seperti mengatakan bahwasanya sang komandan menilai bahwa prajurit AS belum maksimal dalam menyumbang kontribusi terkait tindak pembunuhan massal.

Latihan Kejam Tentara Pasca Perang Dunia II

Mereka membagi kelompok dalam ukuran sepuluh personil tiap regunya, namun kebanyakan di antaranya tidak punya cukup nyali membunuh. Secara data grafik, mungkin hanya sekitar tiga prajurit saja yang benar – benar melesatkan peluru dari senjata api miliknya ketika perang berlangsung.

Semua narasi tersebut terjabarkan secara analitis dan mendalam oleh seorang ahli slot gacor gampang menang dan sejarah bertitel resmi dari kemiliteran Amerika Serikat. Beliau bernama Brigadir Jenderal Samuel Lyman Atwood Marshall, di mana rekan sejawatnya lebih suka memanggilnya dengan sebutan SLAM, baru saja meluncurkan buku Men Against Fire.

Hasil tulisannya mendapat serbuan kritik pedas sekaligus menusuk hati dari sejumlah pengamat perang dan menuding SLAM sebagai pembual. Cerita ditambahkan banyak bumbu seolah tentara AS penuh hati nurani dan terlalu lembek, sehingga justru buku karangannya mempengaruhi perombakan metode latihan militer di AS.

Latihan Kejam Tentara Terkait Frekuensi Menembak

Seorang nara sumber berpangkat komandan infanteri terbiasa meyakinkan diri sendiri bahwasanya dalam menghadapi musuh harus punya belas kasih. Ketika perang berlangsung, paling banyak hanya satu dari empat tentara yang memberanikan diri menarik pelatuk senjata miliknya, sementara lainnya hanya berdiam diri.

Fenomena ini juga terlanjur mendarah daging hingga bahkan mempengaruhi cara bertempur pasukan dengan level tinggi sekalipun. Dengan kata lain, efektifitas pasukan hanya 25%, lalu sisa 75% nya menolak untuk melesatkan peluru atau setidaknya menunggu perkembangan situasi sebelum memutuskan untuk menembak.

Latihan Kejam Tentara Terkait Frekuensi Menembak

Pada pertengahan peredaran buku karangannya, SLAM mengedit statementnya dan menyatakan bahwa ratingnya jauh lebih buruk lagi. Hasil riset pribadinya menunjukkan bahwa hanya 15% prajurit AS yang betul-betul akan menembak tanpa banyak keraguan, dan selebihnya hanya cenderung pasif menunggu situasi bertambah kacau.

Itulah sebabnya SLAM mendorong latihan kejam tentara supaya bisa lebih ganas dan berguna di pertempuran. Bahkan seandainya ingin membandingkan, mereka bukanlah apa – apa jika melihat kehebatan militer Indonesia mungkin akan membuatnya tersungkur ketakutan.

SLAM mengamati dan menemukan fakta bahwa setidaknya ada dua alasan yang menyebabkan mental prajurit AS seperti pecundang serta memalukan. Faktor utama yaitu sebagian besar tentara AS tertanam sifat malas dan membiarkan orang lain mengambil porsi pekerjaan yang seharusnya menjadi tugasnya.

Budaya AS yang semakin lembek juga turut mempengaruhi cara berpikir para prajurit AS yang lebih memilih untuk menghindari pertengkaran. SLAM berkesimpulan bahwasanya warga negara Amerika Serikat merupakan tipe manusia yang terlalu menjunjung tinggi perdamaian jauh dalam lubuk hatinya.

Mengubah Domba Lucu Menjadi Serigala Buas

Latihan kejam tentara AS harus segera digalakkan jika mereka ingin melanjutkan misinya menjadi negara adidaya nomor satu di seluruh dunia tanpa ada kompetitor. Caranya yaitu dengan mengajarkan para tentara untuk mengedepankan insting menembak daripada mengandalkan perasaan manusiawi ketika bertempur.

Motivasi SLAM menciptakan buku seni perang bukanlah bertujuan untuk ilmu pengetahuan, apalagi kemajuan dunia pendidikan. Ia ingin membujuk pejabat kemiliteran Amerika Serikat bahwasanya selama ini metode peperangan mereka mengaplikasikan cara yang keliru seratus persen sehingga mesti ada revisi.

Mengubah Domba Lucu Menjadi Serigala Buas Latihan Kejam Tentara

Sepertinya pucuk dicinta ulam tiba, karena badan militer AS menanggapi isi buku karangan SLAM dengan respon positif sehingga langsung memerintahkan perombakan besar – besaran. Setelah kejadian itu, ia kembali melakukan penelitian dan mendapati bahwa rating prajurit menembak naik menjadi 55% angkanya.

SLAM semakin tersenyum lebar manakala ia menemukan fakta bahwa 90% personil tentara AS menembakkan senjatanya kepada pihak musuh. Entah apakah ini prestasi membanggakan atau justru pertanda manusia telah kehilangan hati nuraninya.

Kehebatan Militer Indonesia

Kehebatan Militer Indonesia Mendapat Pengakuan InternasionalKehebatan Militer Indonesia Mendapat Pengakuan Internasional

Kehebatan militer Indonesia kini tidak perlu diragukan lagi karena dunia secara internasional pun mengakui ketangguhan dan kekuatannya. Kemiliteran Republik Indonesia telah berhasil masuk dalam jajaran enam belas besar dari total 137 negara berdasarkan info dari laman Global Fire Power.

Jumlah tentara Indonesia tercatat ada delapan ratus ribu jiwa dengan komposisi 400 ribu dalam status aktif dan sisanya stand by. Kekuatan tempur Indonesia juga terpisah dalam tiga bagian besar yaitu TNI AU, TNI AD, dan TNI AL.

Kehebatan Militer Indonesia Mendapat Pengakuan Internasional

TNI Angkatan Darat Republik Indonesia punya 315 tanker serta kendaraan menggunakan awak sekitar 1.300 unit, berikut artileri mode automatic sejumlah 140 pc. Sementara itu, persenjataan manual artileri kita mencapai 350 buah lengkap beserta tiga lusin misil berteknologi proyektor dari berbagai macam produsen.

TNI Angkatan Udara Republik Indonesia diperkuat oleh sedikitnya enam puluh kendaraan tempur udara dan pilotnya lebih dari 100 orang. Untuk menerjunkan personil, negara kita punya 192 helikopter yang siap siaga dengan 8 di antaranya sudah lengkap dengan persenjataan.

TNI Angkatan Laut Republik Indonesia lebih bervariasi dengan kepemilikan 8 unit frigate serta dua lusin corvet yang selalu stand by. Lima unit kapal selam juga ada di pangkalan dan rutin menerima perawatan, sementara kapal berpatroli ada 140 unit, melapor pada sebelas titik pangkalan perang.

Kehebatan Militer Indonesia Menuai Berbagai Penghargaan Bergengsi

Sumber daya alam berupa minyak bumi kita tersedia sebanyak tiga miliar barel slot online, sehingga tak heran dunia mengakui kehebatan militer Indonesia. Namun konsekuensinya juga sepadan, karena konsumsi BBM kemiliteran Indonesia mencapai angka 1,6 juta barel setiap harinya sehingga terhitung masih boros.

Sektor militer Republik Indonesia menyerap tenaga kerja hingga menyentuh angka 125 juta anggota secara keseluruhan dari pejabat hingga para staff. Dengan kata lain, hampir sepertiga penduduk Indonesia mengabdikan dirinya demi kelangsungan sistem pertahanan dan keamanan bangsa negara merdeka Indonesia.

Kehebatan Militer Indonesia Menuai Berbagai Penghargaan Bergengsi

Semua ketentaraan beserta segenap peralatan dan perlengkapannya bertugas melindungi negeri dari ancaman dalam maupun luar wilayah Indonesia. Sekedar informasi, jalur laut yang biasanya dipakai untuk urusan perdagangan berjumlah sekitar hampir sembilan ribu banyaknya mengelilingi pulau besar.

Jalur darat kita yang terdeteksi kini sudah berada pada angka lebih dari empat ratus ribu kilo meter. Dari sekian banyaknya jumlah tersebut, sayang sekali pemanfaatan jalur kereta kurang optimal karena baru berkisar di angka lima ratus kilometer.

Kapasitas kelautan kita juga masih kurang memadai, sebab dari 9 ribu jalur laut hanya ditopang oleh total 14 pelabuhan utama saja. Namun jumlah bandar udara kita berada di tingkat rata – rata dengan jumlah 673 lokasi.

Kopassus Merupakan Kebanggaan Kemiliteran Republik Indonesia

Kehebatan militer Indonesia tidak lepas dari peranan Komando Pasukan Khusus atau Kopassus dalam menjalankan perannya secara maksimal. Sebagai gambaran, TNI bertugas untuk menjaga situasi tetap aman meliputi misi penyelamatan maupun kondisi genting misalnya bencana alam.

Sementara itu, Kopassus mengemban tugas yang lebih spesifik dan biasanya memiliki tingkat kesulitan jauh lebih tinggi dari pada umumnya. Mereka juga kerap kali harus berhadapan pada situasi yang penuh resiko besar serta medan ekstrim yang berat terkait keadaan berperang.

Kopassus Merupakan Kehebatan Militer Indonesia

Ketika berlatih, personil Kopassus akan menjalani simulasi semirip mungkin dengan kondisi perang mendekati keadaan aktual sehingga hormon adrenalin mengalir deras. Mereka diwajibkan untuk merayap sambil bersembunyi dalam kubangan lumpur sembari menghindari hujan peluru asli sehingga haram hukumnya membuat kesalahan.

Kopassus sudah jelas merupakan orang terpilih dengan kemampuan kognitif maupun psikologi melebihi manusia rata – rata pada umumnya. Instingnya harus tajam, refleksnya mesti responsif, nalar serta kemampuan berpikir kritis serta praktis pun dituntut mendapat nilai setinggi mungkin.

Itulah sebabnya mengapa satu orang Kopassus bisa mengimbangi belasan tentara biasa dari negara manapun yang mengaku paling kuat. Sebagai ilustrasi, ketangguhan mirip dengan legenda prajurit Sparta yang terkenal dan sempat diadaptasi ke layar lebar saking menginspirasinya.

Pasukan Mematikan US Navy Seal

Pasukan Mematikan US Navy SealPasukan Mematikan US Navy Seal

US Navy Seal – Pasukan tentara adalah pasukan yang diandalkan negara untuk mengandalkan banyak tugas penting yang pada umumnya urusan pengamanan dan keamanan. Navy Seal adalah salah satu pasukan tentara milik Amerika Serikat yang banyak dikenal dengan kekejian nya dalam beraksi. Mereka banyak sekali diandalkan yang sama halnya untuk memenangkan permainan Balakplay Online Uang Asli Indonesia untuk melakukan banyak sekali tugas kenegaraan. Banyak juga yang sudah mengenal mereka sebagai pasukan khusus yang handal mengatasi semua tugas yang diberikan.

(lebih…)

Mengenang Bantuan Tokoh Asing Dalam Upaya Kemerdekaan Indonesia

Mengenang Bantuan Tokoh Asing Dalam Upaya Kemerdekaan IndonesiaMengenang Bantuan Tokoh Asing Dalam Upaya Kemerdekaan Indonesia

Bantuan Tokoh Asing  – Perang memperjuangkan hari merdeka negara berdaulat Indonesia bukanlah selesai pada 17 Agustus 1945 seperti tercatat di kalender rumah kalian. Periodenya berlangsung cukup lama sampai beberapa tahun setelahnya. Dalam kurun waktu 1945 hingga 1959, perjuangan bangsa kita mengerahkan dukungan dari banyak pihak mulai dari sabang sampai merauke yang saling menyukai permainan poker online terpercaya dan juga sangat menyukai banyak permainan game poker online uang asli.

Namun mungkin kamu mengira bahwa para pejuang hanya berasal dari keturunan pribumi tanah air saja. Padahal, sejarah berkata lain, di mana peraihan kemerdekaan itu melibatkan campur tangan para tokoh berdarah asing. Dan kali ini mereka tidak berniat mengelabui masyarakat yangs sedang bermain judi bola resmi dan terpercaya demi mengeruk simpati warga lokal. Laporan catatan yang diarsipkan dengan rapi mengemukakan bahwa mereka sungguh-sungguh ikut berjuang bersama para pahlawan negeri.

(lebih…)

Sejarah Tentara Mongol

Kisah Sejarah Tentara MongolKisah Sejarah Tentara Mongol

Kisah tentang Kekaisaran Mongol tidak hanya dikenal dengan sistem pemerintahan nya yang sangat kejam dan penuh dengan perjuangan dalam mempertahan kan hak nya. Kisah mengenai semua prajurit yang juga ikut berperang dengan sang kaisar juga menjadi banyak sekali sorotan dunia. Kisah pemerintahan kekaisaran Mongol ini terjadi dan dikenal pada abad ke-18 yang tentunya di jaman itu tidak ada sama sekali permainan judi dominoqq online yang memang ada disaat ini di agen dominoqq online terpercaya, pada masa itu bangsa Mongol masih banyak yang mengenal nya dan masih tidak dikenal oleh dunia.

Bangsa ini menjadi banyak yang mengenal setelah kepemimpinan kaisar Genghis Khan, dimana ia memperjuangkan agar bangsa ini menjadi bangkit dan banyak yang mengenal nya.

Sejarah Tentara Mongolia

Namun pada kala itu melakukan hal tersebut bukan hal yang mudah bagi sang kaisar karena banyak sekali rintangan yang harus ia lewati. Pada abad yang sama juga terjadi perang yang mengguncang dunia yang mana bangsa Mongol juga ikut judi slot online terbaru merasakan nya. Perang yang terjadi tersebut menyebabkan terbentuk nya bangsa Nomedan Stepa yang sekarang lebih dikenal dengan bangsa Mongol yang banyak sekali ditakuti karena sistem pemerintahan mereka yang sangat menyeramkan.

Kampanye Yang Dilakukan

Saat melakukan kampanye, sang kaisar Mongol selalu melakukan nya dari kejauhan dan hanya meninggalkan para prajurit tentara nya dalam menangani pemerintahan yang ditinggal nya tersebut. Para tentara militer yang di miliki oleh kaisar Mongol tersebut menghadapi semua lawan-lawan mereka meskipun sang lawan memiliki perawakan yang lebih besar dari mereka.

Kampanye Yang Dilakukan Bangsa Mongol

Bukan hanya itu saja, selain mereka kalah dari segi SDM dimana para tentara militer kaisar Mongol memiliki perawakan yang kecil. Persenjataan yang mereka miliki juga sangat minim dan sangat tertinggal. Mereka sangat jauh tertinggal dari segi teknologi yang digunakan untuk berperang.

Budaya Mongol

Mongol merupakan sekumpulan suku yang lebih tepatnya berada di Stepa Asia Tengah – Naiman, Kerait, Tatar, Merkit, Oirat, dan yang teristimewa Mongol. Walapum mereka berasal dari daerah yang berbeda-beda, namun secara garis besar memiliki kemiripan yang menjadikan mereka sangat serupa dalam permainan slot online. Sejak kecil anak-anak dari suku bangsa tersebut telah banyak dilatih dengan pelatihan perang. Pelatihan yang dilakukan meliputi pelatihan berkuda yang di mulai sejak usia 3 tahun dan memanah dilakukan pada usia 5 tahun.

Bangsa Mongol

Kehidupan mereka sangat terkenal dengan kehidupan yang sangat keras, yang mana mereka hidup pada sebuah stepa yang membentang. Membentang sepanjang ribuan kilometer yang mana juga merupakan daerah yang juga termasuk daerah yang sangat berbahaya untuk ditinggali.

Minim nya sumber air yang tersedia dan juga hewan buruan membuat tingkat kelaparan di tempat yang mereka tinggali menjadi sangat tinggi. Bukan itu saja, ekstreamnya suhu yang ada di sana juga menjadikan para suku bangsa yang ada di sana menjadi banyak terjangkit penyakit. Perubahan suhu dari dingin ke panas terbilang sangat ekstream, itulah yang menyebabkan banyak nya bangsa menjadi sangat tersiksa hidup disana. Minimnya sumber daya alam yang ada di sana membuat banyak sekali daerah yang ada menjadi tempat jarahan.

Banyak sekali suku bangsa yang tinggal disana, dimana semua suku tersebut juga lah yang menjadi prajurit tentara militer Mongol hampir sama dengan perang dunia ketiga. Kehidupan yang mereka jalani dari sejak mereka kecil hingga mereka harus menjadi seorang tentara menjadikan mereka sebagai tentara yang sangat bringas dan menakutkan. Banyak sekali kisah dari tentara ini yang dikenal dengan kekejian mereka. Karakter keras yang terbentuk dari suku ini disebabkan dari kekurangan makanan yang mereka alami. Tidak segan-segan juga saking mereka sangat kelaparan mereka akan memakan makanan mentah dan meminum darah kuda yang masih mentah.